JuST d’STory

November 22, 2008

Benarkah Semua Ini Benar??

Filed under: Uncategorized

Kembali ke masalah perbedaan suku, ras, dan agama yang saia singgung di blog sebelumnya.

Sejujurnya hal ini membuat saia menjadi benar2 berpikir bahwa ketika seorang anak lahir di dunia ia sudah membawa embel2. Misalkan saja saia. Maka sebenarnya nama saia bukan hanya Sari, tapi Sari si cewe Chinese. Setelah besar, maka embel2 itu bertambah,,Sari si Chinese yang beragama Budha juga lulusan dari sekolah bla,,bla,,universitas bla,,bla,,profesinya bla,,bla,,, fuiiihh,,,panjang yah,,, Yang pertama kali dilihat yah itu,,bukan sebagai Sari yang personalitynya itu X,Y,Z,,,tapi pasti pertama kali suku, ras, dan agama,,, ckckckckck,,,,padahal saia juga ga tau mau dilahirin dimana, sama siapa,,, lanjut… 

Akhirnya memang repot sih berurusan dengan hal tersebut. Karena yang pasti resikonya ga sedikit, tanggung jawabnya pun lebih besar, apalagi untuk pihak yang memang belum cukup bisa menerima perbedaan itu. Yang pasti kalo memang sebenernya ga serius2 amat, ga cinta2 banget, dan ga siap dan ga bener2 kuat, mending berhentilah melangkah karena resikonya terlalu besar, dan efeknya itu ga hanya buat pasangan ini tapi buat anak2 mereka juga. Dan itu menurut saia sangat ga adil!!

Ini kisah nyata yang diceritakan oleh seorang teman dalam diskusi kami mengenai masalah ini karena saia pun berada di lingkaran tersebut. Jadi sepupunya si A ini, nikah sama seorang laki-laki pribumi, kalo saia ga salah sih beda agama pula, sampe si cewe ini juga pindah agama, nah orang tuanya si cewe ini kan ga setuju,,tapi mau gimana dong kalo anaknya maksa, daripada nggak2 yah udahlah dengan terpaksa disetujui.. Seiring berjalannya waktu kedua pasangan ini cukup teralienasi oleh pihak keluarga si cewe,,padahal menurut teman saia, suaminya ini yah biasa aja,,ga yang giman2 juga,,lalu yang lebih tragis sebnernya terjadi sama si anak dari pasangan ini. Anak ini suka dibedain sendiri dari cucu yang lain, suka dijudesin sendiri, kalo salah atau nakal pasti diomel2innya dihubung2in sama papanya yang ga satu ras,,HEH?? aneh kan yah,,,

Well,,memang sih sebagai seseorang yang berada dalam lingkaran itu, saia tau bagaimana hal itu menjadi "momok", bagaimana alienasi itu terjadi benar di dalam, bagaimana kita harus bertebal wajah, telinga, dan lain2nya, bagaimana seolah2 semuanya harus "perfect" karena kalo sedikit aja cacat, habislah sudah!! Saia yang di dalam, jadi saia tahu benar sedetail2nya rumitnya masalah itu, bagaimana sakitnya, bagaimana pengorbanan orang tua untuk menerima hal itu dan berhadapan dengan keluarga besar. Saia mengerti benar perasaan kecewa dari orang tua sepupu teman saia itu, karena orang tua saia pun mengalami hal yang sama. I know, i hurt their hearts, i know it exactly. but they try to accept it, they try hard not to feel the pain in order to JUST make their daughter happy. I KNOW IT. Tau setau-taunya!! Tapi kalo itu sampe berdampak segitunya ke anaknya si sepupu teman saia ini, menurut saia itu keterlaluan aja,,,  

Pada akhirnya repot sekali kalo membicarakan masalah ini. Yang namanya "jatuh" ga pernah tau kemana, kalo pas yah rasnya sama,, sukunya dan agamanya juga,, tapi kalo kebetulan jatunya ga di suku dan ras yang sama bagaimana? Kalo udah ditambah agama lebih repot lagi,, saia sendiri mungkin ga rasis tapi saia merasa cukup agamis, dan saia ga bangga akan hal itu, tapi honesly susah banget nerima Mr. M yang satu itu,,,ntah kenapa yah saia juga ga tau… Buat teman saya si A ini, buat dia agak susah untuk nerima perbedaan agama,,menurut dia kalo udah menyangkut agama itu udah menyangkut prinsip hidup, dan kalo beda yah susah aja untuk "klik".. saia sih ga tau rasanya susahnya itu gmn, mungkin karena saia bukan berasal dari keluarga yang sangat "ketat" dengan agama seperti itu, bahkan malah cenderung "tidak terurus" (produknya yah saia ini, yang selalu berkeinginan menghapus kolom agama di KTP hehehe)..

Yah biar gimanapun juga kadang keberadaan agama itu jadi paradoks kehidupan sih,, "Kasihilah sesamamu" "Semoga semua makhluk berbahagia" tapi yah pada kenyataannya tetep aja,,susah kalo sesamaku tidak sama,,susah kalo makhluknya itu tidak sejenis,,, iya deh aku mengasihi kamu sebagai sesama manusia, tapi eeeeiittsss,,tunggu dulu kamu tetap tidak boleh melewati batas tali ini…hueeeeeeeeeeeee,,, jadi ribet yah berurusan dengan tali2 itu yang sebenernya ga keliatan sih,,tapi eksis!!!

ah jadi bingung di pagi buta rata…hueeeeeeeeeeee…
2.06 am 

*cherish 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://cherish.blogsome.com/2008/11/22/benarkah-semua-ini-benar/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Helga Cleve