Raumanen,,Malang Sekali Nasibmu
Raumanen merupakan sebuah karya sastra -menurut saia cukup klasik- karangan Mariane Katopo. Tema yang diangkat cukup menarik dan juga tak lapuk dimakan zaman -karena sampe sekarang pun masalh tersebut masih eksis- dan juga cukup berani di zamannya, yaitu tentang "cinta" dalam perbedaan ras…
Singkat cerita, Raumanen si gadis Menado ini jatuh cinta juga dengan si Monang jejaka Batak. Sebenarnya sih masalah tidak pelik karena keduanya sama-sama beragama Kristen dan orang tua Manen juga cukup liberal, artinya sudah tidak lagi memandang perbedaan suku dan ras sebagai sebuah momok, tetapi orangtuanya berslogan "bhineka tunggal ika". Sayangnya, si Monang jejaka Batak ini, ehmm,,well saia mungkin tidak bisa memakai istilah jejaka,,karena ia adalah playboy cap ayam yang suka nyosor sana-sini sekaligus istilah saya untuk "chicken" , maka saia ganti menjadi si Monang Ayam Kampung ini rupanya sangat ayam,,menghadapi orang tuanya yang sangat ketet memegang adat Bataknya, artinya Monang Ayam Kampung ini harus menikah dengan sepupunya berdasarkan tradisi. Saia mengatakan dia Monang Ayam Kampung bukan karena ia tidak mau menentang adat istiadat keluarganya,, Silakan Bung anda memegang tradisi dan mengikuti keinginana orang tua anda, tetapi tolong tanggung jawab kali!!!! *jadi emosi*
Tapi mang emosi sih baca nih buku,,, ga ada yang salah dengan memegang adat,,tapi kalo ga berani untuk menentang yah anak orang jangan dihamilin dong!!! udah dihamilin gitu eh,,karena suka nyosor sana-sini bawa virus segala deh yang menyebabkan bayinya ga ada kemungkinan sehat,,dah gitu,,,di saat si Manen ini lagi kalut2nya masa nih cowo sibuk tunangan dengan sepupunya. Tapi tetep obral cinta ke Manen, bilangnya doang mau tanggung jawab tapi begitu berhadapan dengan orang tuanya bueeeeeeeeeeeeeehh,,, Terkutuklah Engkau Monang Atas Segala Semua Kesalahan di Muka Bumi!!!! *emosiiiiiiiiiiiii jaya!!!!*
Yah,,terlepas dari saia yang sangat emosi yah bacanya,,, buku ini sebenarnya membawa banyak sekali isu, disamping isu suku dan ras,, buku ini juga menggambarkan bagaimana paradoks peran wanita, yang di satu sisi memegang kekuasaan penuh atas hidup laki2 (ibunya Monang atas Monang), di sisi lain berada dalam posisi yang sangat tidak berdaya di bawah laki-laki (Raumanen di bawah Monang). Walaupun demikian kedua peran ini sesungguhnya sangat tidak berpihak pada wanita banget!!!! Di satu sisi wanita sebagai peran yang diktator yang ga mau ngerti,,di sisi lain wanita yang bodoh mudah terperdaya laki-laki dan "ditindas"..
Selain itu juga buku ini juga membawa isu kesehatan,, Bayangin coba betapa dunia sangat tidak adil,, cowonya nih yah yang doyan jajan,,eh cewenya yang kena getahnya!!! Monangnya yang suka patok sana-sini, Manennya yang harus nanggung hamil anak cacat yang mau ga mau harus di aborsi. Can u imagine perasaan wanita yang dikasih tau anaknya yang lagi dikandungnya itu cacat lantaran calon bapaknya suka jajan dan ga bersih? udah gitu harus aborsi pula? udah gitu keadaannya dia belum nikah? berbuatnya bareng-bareng,,eh giliran ga enaknya cewenya doang yang nanggung,,,bete banget kan tuh,,,
Saia jadi teringat dua cerita yang masih berkaitan dengan masalah ini, di mana cewe itu selalu jadi korban laki2 yang semau2nya sendiri.. pertama cerita dari dosen saia,,beliau cerita,,baru2 ini seorang temannya terkena kanker paru2 kronis padahal dia sendiri ga ngrokok,, guess what?? usut punya usut ternyata suaminya adalah perokok berat yang kalo ngrokok suka semaunya sendiri, berasa dunia milik dia doang!!! Eh Bung kalo mau ngrokok bo00oo yah kepalanya ditutup kantong plastik dulu toh,,biar hasil isapan anda kehirup oleh diri anda sendiri bukan oleh orang lain!!! That’s why saia BENCI banget sama cowo2 yang merokok,,apalagi kalo merokoknya ga tau tempat. Mending mati aja sana deh!!
Kedua,,cerita dari seorang teman yang baru2 ini lagi di PDKT in sama seorang sarjana kedokteran,,(belum jadi dokter, soalnya masih ko-as). Belakangan ini kan,,ga belakangan ini juga sih,,yah,,dalam tahun inilah,,memang lagi marak yang namanya vaksin kanker serviks. Mulanya marak di Amerika karena sampe ada di Oprah segala. Nah vaksin ini berguna untuk mencegah kanker mulut rahim or kanker rahim gitu yang suka diidap kaum wanita.. Ternyata menurut di calon dokter ini, vaksin tersebut masih kontroversi juga,, dan menurut saia penyebab kanker ini dan kontroversinya jelas2 hanya merugikan cewe!!! Ternyata eh ternyata,, kanker yang bisa di vaksin ini adalah kanker yang HANYA disebabkan jika dan oleh karena jika partner seks si cewe ini suka nyosor sana sini, dan ga bersih, nah kumannya dibawa2 sampe ke tubuh si cewe. See!!! penyebabnya aja udah kurang ajar banget kan buat cewe!! karena ada kasus seperti ini, suami istri dateng ke dokter dengan si cewe keluhan ini itu, sampe akhirnya divonis dia kena kanker ini. Dokterkan udah tau kalo kanker ini hanya disebabkan oleh seks yang ga bersih (baca:gonta-ganti pasangan) -maaf2 nih bukan menuduh kaum pria pasti jajan, tapi pada UMUMNYA sekali kalo udah nikah yah sapa lagi yang suka jajan kalo bukan suaminya kan!!!- Lalu si dokter, tanpa basa-basi langsung aja gitu tanya ke si suami, "udah jajan berapa kali pak?" mau tidak mau si laki-laki ini mengaku "Adalah Dok, 2-3 kali" HEH!!!!!!!!!!! Kalo saia jadi istrinya yah, pasti langsung keceplosan "eh kunyuk,,loe yang enak2 jajan di luar, gw yang sakit neh,,gw yang harus berjuang antara hidup dan mati, dasar kutu kupret!!!"-sumpah serapah deh keluar kali. bete banget ga sih dengernya!!!
Trus kontroversi pemakaiannya adalah, 1. ada kekhawatiran orang tua bahwa anak2 yang mereka vaksinkan nantinya akan free sex yang bener2 free semau2nya,saolnya mereka merasa aman udah di vaksin, yah namanya cuma vaksin yah,,bisa kecolongan juga kan. Tapi ini kekhawatiran yang mungkin bersifat geografikal, artinya kalo di Indonesia gitu kan tidak se-free US sex-nya walaupun free juga sih sekarang!! 2. nah ini yang lagi2 harus saia bilang pelecehan akhirnya,,,karena ada juga anggapan bahwa cewe2 yang sampe melakukan vaksin ini adalah cewe2 yang "doyan sembarangan" begituan sampe2 mereka harus pake vaksin untuk melindungi diri mereka,,,, beeeeeeeeuuuuhhhh,,lagi2 kan,, pake salah,,ga pake salah…maksudnya mau melindungi diri eh malah disangka "doyan sembarangan".. SEE???? betapa posisi cewe itu serba salah dan ga menguntungkan sama sekali. Betapa cowo2 itu kadang seenaknya sendiri dan ga mikirin nasib orang lain!! Ngrokok semaunya,, ngseks pun seenaknya. Dijaga dong Bung setan kecilnya!! *emosiiiiiiiiiiiiiii jaya*
Yah,,kembali ke masalah Raumanen berkaitan dengan suku dan ras,, Pada akhirnya memang cukup sulit berhubungan dengan perbedaan suku dan ras ini,,apalagi kalo udah ditambah dengan perbedaan agama,,,,ffffffuuuuuuuuuuuiiih,,,,*menghela nafas* Dan yang kalau bener2 murni hanya mengenai masalah ini, (tidak lagi berhubungan dengan kekurangajaran kaum adam seperti Monang Ayam Kampung), yang akhirnya sakit adalah kedua belah pihak,,dan yang sebenernya diuntungkan itu dipertanyakan dan kadang akan tampak blur juga… Hal ini akan saia bahas di blog selanjutnya,,
Raumanen malang sekali nasibmu, semoga tidak ada lagi perempuan2 yang terjebak dalam "nasib" seperti dirimu…
*cherish
