Selamat Jalan Dik..
Tepat satu jam yang lalu, kira-kira jam 22.30, saia mendengar kabar tentang kepergian seorang teman.. Ia bukan sekedar teman, bagi saia dan beberapa sahabat lainnya, ia sudah seperti adik kami sendiri..
Namanya Andrew Manullang,,tepatnya sering disapa Anyo.. Ia memang sakit, leukimia namanya, yang sudah dideritanya sejak SMP.
Saia pun mengenalnya tidaklah lama, kebetulan ia adalah adik kelas saia yang sama2 di kelas Bahasa, dan pernah satu project drama bersama-sama. Dari perjumpaan yang sangat singkat itu, satu hal yang saia tidak pernah lupa, yaitu semangat juangnya untuk terus bertahan hidup yang luar biasa. Saia mendengar, bahwa katanya rasanya luar biasa sakit ketika ia anfal.. Tapi ia tidak pernah menyerah. Di tengah-tengah penderitaannya itu, ia tetap memperjuangkan pendidikannya. Sampai akhirnya ia bisa kuliah, walau ia kuliah di Belanda sembari berobat, tapi ia tidak pernah menyerah.
Setelah ia di Belanda, jarang saia mendengar kabarnya lagi. Paling hanya melihat foto-fotonya saja via facebook. Syukurlah kalau fotonya menunjukan ia baik-baik saja. Tapi rupanya tidak. Jumat kemarin saia mendapat kabar bahwa ia telah berada di Indonesia. Tapi sayng bukan untuk liburan, tapi karena kondisinya telah kritis dan dokter-dokter di Belanda pun telah angkat tangan. Dan ia telah berada di rumah sakit Eka Hospital, di ruang steril, dalam kondisi kritis. Shock.
Namun, saia masih berdoa semoga ia dapat bertahan seperti sebelum-sebelumnya. Namun, kali ini Dia punya rencana yang berbeda. Mungkin ini memang sudah jalan terbaik untuk dirinya. Pembebasan akan sakit dan derita yang telah lama ia rasakan. Ia telah berpulang ke sisiNya dalam damai.
Rasanya aneh sekali mendengarnya. Menyadari bahwa hidup sangatlah serba sebuah kejutan. And how fragile life is.
Dan rasanya sungguh ironi, ketika saia melihat bahwa ada teman lain yang sangat tidak menghargai hidupnya dengan mencoba bunuh diri berkali-kali, sementara itu di belahan dunia sana ada seorang anak yang sedang berusaha mati-matian untuk bisa bertahan hidup. Untuk sekedar bisa merasakan hangatnya matahari di esok hari. What a life!!!
Darinya saia hanya mencoba untuk elajar untuk lebih menghargai hidup. Bahwa kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di detik berikutnya. Teringat kata seorang teman, "Aku hanya mencoba menjalani hidup ini sebaik-baiknya dan seutuh-utuhnya, agar tak ada satupun yang akan aku sesalkan" Dan ternyata kamu benar..
Selamat jalan yah Anyo,,Kita di sini belajar banyak hal dari hidupmu yang singkat namun membawa membawa begitu banyak arti tentang hidup. Kamu akan selalu mejadi bagian dalam hidup kita semua. Semoga ini adalah jalan yang terbaik untukmu, semoga kamu berbahagia Anyo dengan hidupmu yang baru..
Dari, kami semua yang selalu menyayangi kamu..
*cherish
